Ternyata hobi mbolang mulai mewabah, kali ini hanya explore
karanganyar. Sudah hampir setaon tinggal di Solo masa ga pernah ke kebun
teh -______-
Ambil libur dan mbolaaanggggg ^^
Awalnya sih hanya pengen memburu senja ditempat berbeda,
tapi eman eman kalo sore baru berangkat
padahal disana juga ada objek wisata yang menarik. Terpilihlah Candi Cetho di
daerah karanganyar, Cuma sejam saja perjalanan kesana, walopun jalannya agak
lumayan nanjak sih tapi asyik juga.
Setelah sampai di bawah candi, saya menuju pintu masuk untuk
membeli tiket masuk. Jalan’nya naik dan banyak sekali sesajen di depan rumah
karena memang penduduk sana mayoritas beragama hindu. Tidak terlalu dingin,
hawanya cukup sejuk dan kala itu pengunjung tidak terlalu banyak karena memang
bukan musim liburan.
Rasanya sudah lama sekali tidak pergi ke candi, mungkin
terakhir waktu SMP hahaha.... lama sekali itupun piknik sekolah. Bau bau dupa
ini enak dan pemandangan belakang candi adalah gunung lawu, pas dapet view
bagus langsung deh narsis ^^
Sebenernya candi’nya biasa , yang luar biasa adalah dengan
siapa pergi kesana haha..... (rin, fokus...)
Cuaca ketika itu sungguh mendukung, tidak panas dan tidak
terlalu dingin, mulai dengan melihat candi, melihat simbol Lingga Yoni (Dewa
Siwa) dan meneruskan ke candi kethek (read: monyet). Tidak seperti perkiraan
saya, candi kethek “ngono thok” dan tidak menarik sama sekali.
Tempat yang menarik di candi cetho lainnya adalah patung
dewi sarasvati/ dewi kasih sayang, konon katanya kalo memasukkan koin di bawah
patung dan mengucap nama orang yang disuka, keinginannya akan terwujud ( ini
mitos saja) , lalu ada sendang di dekatnya. Mitos di sendang tersebut kalo cuci
muka akan awet muda (kalo tidak salah sih), airnya dingin dan sejuk makanya
banyak orang cuci muka supaya mukanya seger atau malah percaya mitos itu.
wallahualam




Tidak ada komentar:
Posting Komentar