Tepat di suatu sore aku berjalan dengan saudarisaudariku,,
Akupun sangat tau dan hapal dengan jalan ini, jalan menuju taman serupa..
Kenapa aku bisa sangat ingat???
Padahal kejadian itu sudah berapa lamanya..
Heyy,, aku tidakkah lupa, hanya berpurapurakah???
Kususuri jalan yang sangat aku tau itu, tidak lama dan tidak jauh.
Kugandeng saudariku itu satu persatu, kuperkenalkan pada taman yang sangat aku tau itu..
Ragamu menuntun pada suatu bangku,, hanya bangku kayu yang tidak spesial juga.
Hanya Ragamu melihat betapa Laut Biru sangat menikmati bangku itu.. bangku kayu yang tidak spesial juga membuat Ratu Ungu mulai mengingat..
Mengingat apa yang terjadi berapa masa sebelum bangku kayu yang tidak spesial itu lembab. Tetapi Ragamu sudah tak mampu lagi mengingat apapun,, sekalipun pada suatu masa juga dia bisa serupa mengingat jalan, bangku dan taman yang sangat aku tau.
Apa Ragamu mendengar kerapuhan pada jiwa yang tegar atau berpurapura tegar pada taman yang sangat aku tau itu???
Yaa,, itu saudariku Merah Darah. Ketegaran sungguh terbalikkan dengan keadaan di taman yang sangat aku tau itu.
Ragamu mulai capek, Ratu Ungu semakin mengingat… diapun tau siapa lelaki itu.
Ragamu mulai melemah, mengingatkan… aku tau itu cara mengingat yang sempurna.. mungkin terlalu sempurna.
APA???? TIDAKKAH KAU INGAT SIAPA DIA???? HAAA????
Semakin membuat Merah Darah tak juga andil..
KAU MASIH TAK INGAT???
Langit Hijau yang diampun tak juga andil…
Sungguh ini bukan cara yang baik,, aku tau itu.
APA PERLU AKU MENGINGATKAN UNTUKMU????
Aku merasakan Ragamu mulai menjerit, aku tau saudariku yang terluka..
Heyy, BODOH!!!! KAU TAK PERLU TAU SIAPA DIA.. KAUPUN TAK PERLU MENCOBA MENGINGATNYA.
Itu hanya membuatmu BODOH. KAU TAU ITU, HAAA????? KAU INGAT APA YANG AKU KATAKAN!!!!
“SUDAH CUKUP KAU BODOH, DAN TAK USAH MENGULANGNYA” Langit Hijau mengikuti perkataan Merah Darah.
Ratu Ungupun marah, saudariku itu berusaha mengingat dan terus mencoba memberitahuku siapa lelaki dalam taman serupa yang aku tau itu.
Kau tau,,, kau harus tau. Kau itu bodoh, kau tau siapa dia??? Kenapa ke-3 saudarimu tak mau memberitahumu.
Lelaki itu membuatmu seperti ini, lelaki kurang ajar itu membuatmu sakit dalam kerinduan..
Membunuhmu perlahan dalam kehampaan.
Kau tau itu…
Jangan pernah datang dalam taman serupa yang aku tau itu,, janganpernah datang lagi jika tak ingin membuat luka.
Dan, jangan pernah mengingat jalan taman serupa yang aku tau itu.
Character: Merah Darah, Langit Hijau, Laut Biru, Ratu Ungu, Ragamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar