28 Agustus 2013

Sebagian Hati~

Aku tak tau ini apa
Hati ini mulai rapuh
Tak tau kemana harus berbagi
Kekasih yang aku rindu
Tak pernah menganggapku ada
Aku bertahan hanya untuk rindumu
Aku bertahan hanya untuk ibamu
Aku menunggu hingga hati ini pilu
Menunggu dan terus menunggu
Menunggumu lebih perih dari mengiris jariku sendiri
Namun kehilanganmu jauh lebih perih dari semua kepedihan
Ini aku, kekasihmu
Yang tak pernah kau anggap ada
Bantulah aku sedikit saja
Kepadamu aku meminta
Kepadamu aku meminta sebagian hati itu

12 Agustus 2013

Kantin itu bernama Thomas Aquinas

Di kampusku, UNIKA Soegijapranata siapa sih yang gak tau kantin TA? Begitu kami menyebut kantin di bawah gedung utama yang megah. Menurutku kantin terbaik di kampus Semarang ya cuma TA, Unika. Di Undip kantinnya ya di pinggir2 jalan dan lebih terkesan warung, resto, jajan pinggir jalan. Kalau TA bener - bener kantin, mirip di tipi walopun gak sebagus di kota besar seperti Jakarta. 

Kalau jam makan siang pasti full, kadang suka gak dapet tempat. Aku suka nongkrong di TA berlama - lama, gak cuma makan aja sih seringnya kumpul - kumpul sama temen beda fakultas, nggosip, ngobrol ma orang kantin sampe main UNO disana. Pokoknya TA itu is the best lah buat mahasiswa UNIKA.

Kalau aku lagi suka makan mie rebus bisa seminggu makan itu hehe.. Mbak "populer" hapal kesukaanku, mie rebus pake telor + irisan cabe + nasi :)) 
Menu favoritku yg laen adalah ayam siram, ayam bakar, gado - gado, untuk minum sih gak pernah ganti es teh atau es jeruknya mbak sri :)) istimewaaaaaa bangeetttttt...
Kalau lagi rame langsung aja aku ngliat ujung pojok pasti ada gerombolan anak - anak angkatan tua lagi kongkow hehe.... Biasalah nggabung, apalagi udah keliatan aku clingak clinguk cari tempat pasti langsung di teriakin buat gabung hehe..

Ya, temenku bukan dari mahasiswa fakultas sastra aja, dari semua fakultas bahkan beda kampus juga, lebih baik banyak temen kan daripada banyak musuh. Nah lebih bagus lagi kalau temenan ma mahasiswa angkatan tua, kalau ada apa - apa aman dan pasti dijagain :))

Ah aku suka di usilin kalau lagi nongkrong ma mereka, kadang suka males gabung.
Yang aku kangen tiap inget kampus adalah TA, slalu saja kangen nongkrong disana.
Kalau kamu belum pernah nongkrong di TA, berarti bukan anak UNIKA.

Aku Menyukai Perpustakaan

Entah mengapa aku jadi menyukai gedung Thomas Aquinas lantai 2, tiap kali ada kesempatan aku slalu kesana. Berjam jam aku habiskan waktuku disana, entah mencari buku - buku aneh, membaca atau sekedar numpang online :)

Sering kutemui buku -buku aneh yang layak aku baca, biasanya buku tentang puisi dan psikologi. Ya, aku menyukai puisi namun secara kasar. Aku kurang suka untuk membaca biografi sang penulis, langsung saja aku buka halaman karya mereka.

Aku selalu tertarik dengan psikologi karna memuat tentang pribadi manusia, baik fisik maupun emotional. Selalu saja kutemukan hal baru dalam tumpukan buku - buku tersebut.

Sesekali aku pindah ke lantai 3 di gedung itu, disana khusus memuat hasil skripsi mahasiswa yang sudah lulus. Bagus untuk referensi dan biasanya aku nyicil skripsi disana karna lebih tenang.

Karena sudah sedikit mata kuliah yang aku ambil, waktuku hanya di perpustakaan dari pagi hingga sore, istirahatpun hanya sebentar. Kalau wifi on dan lancar, kugunakan untuk browsing bahan skripsi tapi banyaknya sih buat browsing hal lain hehe..

Halaman wajib ketika browsing adalah google, facebook, twitter, blog, youtube dan 4shared. Waktu terasa cepat kalo lagi asik di perpus, liat jam sudah jam 4 dan pasti siap2 buat pulang.
Kalau lagi pusing ya mending ke perpus, baca dan browsing kadang juga sempet kok foto - foto hehe...

Dulu jaman awal kuliah mana pernah nyentuh perpustakaan, ngliat aja males tapi setelah semester akhir perpus adalah tempat wajib yang harus dikunjungi. Aku lebih milih di perpus berjam - jam daripada di fakultas buat kuliah :))

7 Agustus 2013

Chicken Katsu

Puasa terakhir di ramadhan tahun ini, ponakan ngumpul dan minta dibikinin chicken katsu. Awalnya sih nyoba aja eh jadi juga hehe..


Bahan:

4 potong daging dada ayam/fillet
2 btr telur ayam, kocok rata
1 sdm air jeruk lemon
100 gr tepung terigu biasa/ tepung berbumbu
¼ sdt merica bubuk
1 sdt garam halus jika perlu
tepung roti/tepung panir

Cara membuat:

1. Pukul - pukul daging ayam agar empuk dan pipih
2. Buat bumbu : merica + air jeruk lemon + garam jika perlu, campurkan dengan ayam, diamkan kira-kira 30 menit agar bumbu meresap
3. Lumuri daging dg tepung terigu/tepung berbumbu, celupkan ke dalam kocokan telur lalu gulingkan pada tepung roti/panir.
4. Diamkan dulu beberapa saat dalam kulkas agar tepung rotinya lebih menempel
5. Goreng dg minyak banyak sampai kuning keemasan dengan api sedang



Aku dan Waktu

Berapa banyak waktu yang kau habiskan dengan wanita lain daripada istrimu, hai para suami?

Berapa banyak waktu yang kau habiskan dengan teman kerja priamu, hai para istri?

Mungkin ini hal sederhana yang sering tidak kita sadari, tapi apakah kita pernah menyadarinya? Pernah menghitung berapa banyak waktumu yang kau gunakan diluar sana untuk beraktifitas?
Dan lebih banyak dengan sejenismu atau lawan jenis?
Dan berapa banyak waktumu dirumah? Waktu yang kau habiskan dengan istrimu?dengan anak-anakmu? Mungkin dengan orang tuamu

Terkadang kita lalai dengan orang yang dirumah, yang senantiasa menunggu kita, dan kita lebih memilih bersenang senang diluar sana. Mencari nafkah memang suatu kewajiban bagi seorang suami tetapi jangan sampai melupakan apa yang menjadi hak keluarga kita, mereka tidak hanya butuh uang tetapi perhatian dan kasih sayang.

Untuk seorang istri, jika memang bekerja jangan sampai melupakan kewajiban dan tanggung jawab seorang istri. Tugas utamamu bukan mencari nafkah jika ada suami, tetapi mengurus rumah tangga. Engkaulah madrasah pertama untuk anak-anakmu, engkaulah panutan mereka.Saya sebagai wanita dan juga berkarier yang nantinya akan berumah tangga sangat memikirkan hal ini, masih bimbang dengan peran yang akan saya ambil.

Di sisi lain saya ingin berkarier, tetapi di sisi lain saya ingin menjadi ibu rumah tangga seutuhnya. Mungkin berat awalnya, tetapi saya lebih memilih mengurus anak sendiri daripada harus menitipkan pada pembantu (ya kalo ada uang) atau harus menitipkan kepada neneknya. Neneknya, ibu saya atau ibu suami saya sudah cukup lelah mengurus kami dari kecil. Saya ingin ibu benar-benar menikmati hari tuanya, mungkin sesekali bolehlah mengurus cucunya. Di masa tuanya biarkan ibu istirahat dan hanya menikmati harinya dengan cucu-cucunya atau beribadah kepada Allah.

Menjadi ibu rumah tangga harus siap dengan semua pekerjaan rumah, dengan dapur, dengan semuanya. Mungkin gak akan gaul seperti dulu atau gak bisa tiap saat wangi, wangi ompol mungkin atau wangi bumbu dapur. Saya juga bukan wanita yang bangga dengan kutek di jari atau manicure, saya bangga kalau jari-jari saya penuh bumbu dapur atau tepung dan keluarga saya menikmati hasil masakan saya. 

Cita-cita saya mungkin cukup sederhana, mengurus anak menjadikannya kebanggan orang tuanya dan agamanya dan saya ingin mereka bangga memiliki orang tua seperti saya. Ketika mereka sekolah mereka bangga memamerkan hasil masakan saya kepada teman-temannya dan bangga memamerkan ibunya di depan teman-temannya. Aamiin

"Tamparan" dalam ESQ165 Training

Tanggal 6 dan 7 Juli aku ikut ESQ SCC 3G Jawa Tengah, ini adalah tingkat 3 setelah ESQ basic dan MCB. Aku ikut basic sekitar tahun 2011 lalu, sedangkan MCB belum sempet ikut, pernah ada kesempatan diadakan MCB di Solo tetapi waktunya belum berjodoh denganku, pekerjaan menumpuk dan tidak dapat libur.

Sejujurnya aku tidak terlalu minat untuk ikut karna faktor finansial. Ya, seperti pernah aku ceritakan sebelumnya aku sudah tidak bekerja, bahagia menjadi pengangguran. Dan waktunya tidak memungkinkan karna aku juga ada acara ketika itu, tetapi setelah aku pikirkan berkali kali aku memutuskan untuk ikut. Banyak pertimbangan, mungkin akan lama lagi ada ESQ SCC di Jawa Tengah, sebentar lagi puasa sudah lama tidak di charge pasti keimanannya juga menurun, lagian kalau dipikir duit segitu gak seberapa dengan apa yang akan saya dapat,toh sering buang duit segitu hanya untuk belanja baju-baju yang tidak layak pakai.

Waktunya memang agak mepet, dari Jogja pukul 8 untuk pulang Semarang dan sampai rumah pukul 12 . Untungnya di bis tidur terus, karna sampe rumah gak bisa tidur sampai jam 2 dan harus bangun pagi untuk mengikuti acara.

Acara kali ini awalnya biasa tidak langsung poin poin seperti basic dan lebih banyak permainan, tetapi semua yang diajarkan mengena. Tamparan demi tamparan saya dapat, sungguh tamparannya dahsyat. Disini memang saya belajar lebih banyak tentang diri saya, banyak hal yang harus saya perbaiki. Semua yang diajarkan saya setuju, bahkan di sela - sela acara saya ingat semua dosa-dosa saya, ketidaksabaran saya dan masih banyak hal yang bisa saya pelajari.

Hari kedua,tamparan itu lebih keras bahkan dada saya sedikit sesak untuk melanjutlan training itu, saya terus istighfar dan mohon ampun kepada Allah. Saya hanya berharap ilmu yang saya peroleh tidak hanya berlaku sehari dua hari saja, dan bukan untuk saya saja teti untuk orang di sekeliling saya. Saya hanya memohon agar ilmu saya semakin bertambah agar bisa saya teruskan ke orang lain.

Doa saya ketika itu dan yang saya rasakan mungkin tidak akan cukup saya ceritakan dan biarkan itu menjadi rahasia saya dengan Allah.  Saya hanya mohon beribu ampun kepada Allah, kepada orang tua saya dan saudara-saudara saya. Jangan sampai saya menjadi penghalang bagi kedua orang tua saya menuju surganya Allah. Dan saya yakin dengan keputusan yang saya ambil saat ini. Saya milik Allah, lalu kalau saya tidak menaati pencipta saya mau menaati siapa?
Semoga saya semakin istiqomah dan berjalan di jalan Allah. Aamiin