Aku ingin..
Aku sangat ingin…
Dan bahkan terlalu ingin..
Melucuti semua pakaianku, menanggalkan semua yang aku kenakan..
Lalu,,
Aku mengutuk diriku sejadi-jadinya, mencaci diriku..
Marah sejadi-jadinya, berteriak, menangis, mengumpat, tertawa…
Aku ingin semua rasa bercampur,
seperti ketika aku mengaduk dua scoop es krim vanilla dan coklat..
seperti ketika aku merasa susu bercampur kopi itu terasa lebih niikmat..
seperti ketika aku menyukai bentuk awan seperi permen kapas kesukaanku..
seperti ketika aku sadar bahwa embun hanya ada dipagi hari dan senja hanya ada di sore hari,,
seperti ketika aku memahami bahwa hidup hitam dan putih itu tidaklah menarik…
seperti ketika aku mengerti bahwa hidup tanpa jantung hanyalah membuatku kehilangan..
dan seperti selembar kertas…
aku menulis, merangkai kata indah bahkan sangat indah..
lalu,,
aku tersadar bahwa rangkaian kata itu tidaklah indah seperti anganku…
kurobek paksa, tidak bisa.
Kurobek sekali lagi, tidak bisa.
Sudah berulang kali merobeknya tapi tidak pernah berhasil..
Kulipat selembar kertas itu dengan senyum…
Dan mencoba menulis dengan tinta pelangi..
Aku sangat ingin…
Dan bahkan terlalu ingin..
Melucuti semua pakaianku, menanggalkan semua yang aku kenakan..
Lalu,,
Aku mengutuk diriku sejadi-jadinya, mencaci diriku..
Marah sejadi-jadinya, berteriak, menangis, mengumpat, tertawa…
Aku ingin semua rasa bercampur,
seperti ketika aku mengaduk dua scoop es krim vanilla dan coklat..
seperti ketika aku merasa susu bercampur kopi itu terasa lebih niikmat..
seperti ketika aku menyukai bentuk awan seperi permen kapas kesukaanku..
seperti ketika aku sadar bahwa embun hanya ada dipagi hari dan senja hanya ada di sore hari,,
seperti ketika aku memahami bahwa hidup hitam dan putih itu tidaklah menarik…
seperti ketika aku mengerti bahwa hidup tanpa jantung hanyalah membuatku kehilangan..
dan seperti selembar kertas…
aku menulis, merangkai kata indah bahkan sangat indah..
lalu,,
aku tersadar bahwa rangkaian kata itu tidaklah indah seperti anganku…
kurobek paksa, tidak bisa.
Kurobek sekali lagi, tidak bisa.
Sudah berulang kali merobeknya tapi tidak pernah berhasil..
Kulipat selembar kertas itu dengan senyum…
Dan mencoba menulis dengan tinta pelangi..
aku suka kalau kamu bicara soal pelangi, selalu indah, segar, dan cantik sekalipun ceritanya haru ...
BalasHapusastaga,,, aku baru liat ada komen dam..
BalasHapusapalagi PELANGI DISENJA... aku selalu menyatakan ingin melihatnya...:)
aku dapat ide madaammm haha...