29 September 2011

My Confession

picture from here


Tersenyumlah saat kau mengingatku karna saat itu aku sangat merindukanmu, dan
Tersenyumlah saat kau mengingatku karna saat itu aku mulai melupakanmu, dan

Menangislah saat kau merindukanku karna saat itu aku tak berada disampingmu
Menangislah saat kau merindukanku karna saat itu aku tertawa melihatmu menderita karna rindu

Tetapi pejamkanlah mata indahmu itu karna saat itu aku akan terasa ada di dekatmu
Tak ada mata indah, hanya kebusukan yang terlihat dari sorot matamu yang dingin dan sayu

Karna aku telah berada dihatimu untuk selamanya, tak ada yang tersisa lagi untukku selain kenangan2 yang indah bersamamu
Mungkin dulu, dulu sekali kamu berada dihatiku, tak ada yang tersisa lagi untukmu selain kenangan yang menyakitkan dan mengecewakan bersamamu

Mata indah yang dengannya aku biasa melihat keindahan cinta, mata indah yang dahulu adalah milikku, kini semuanya terasa jauh meninggalkanku
Dulu aku merasa hanya denganmu aku bisa merasakan keindahan cinta, ketakutan akan kesendirian membutakanku

Kehidupan terasa kosong tanpa keindahanmu, hati, cinta dan rinduku adalah milikmu
Sesekali aku merasa kosong, namun dengan sedikit kekuatan dan keyakinanku aku mampu melawan

Cintamu tak kan pernah membebaskanku, bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain saat sayap sayapku telah patah karnamu
Cintamu tak kan pernah membebaskanku, membunuhku perlahan, mematikan seluruh rusukku maupun juwaku

Cintamu akan tetap tinggal bersamaku hingga akhir hayatku dan setelah kematian, hingga tangan Tuhan akan menyatukan kita lagi
Bagai mematahkan jeruji besi, aku tak mampu bangkit hingga akhirnya Tuhan menyapaku dan menyadarkanku akan nyata

Betapapun hati telah terpikat pada sosok terang dalam kegelapan yang tengah menghidupkan sinar redupku namun tak dapat menyinari dan menghangatkan perasaanku yang sesungguhnya
Tak terpikir akan lepas, namun aku sanggup. Sosok terang dalam kegelapan itu mampu menghadirkan sinar terang dalam hidupku, menghangatkanku, dan menyapaku

Aku tidak pernah bisa menemukan cinta yang lain selain cintamu, karna mereka tak tertandingi oleh sosok dirimu dalam jiwaku
Aku yakin sosok terang itu mampu menuntunku dan menggantikan cintamu, menandingi tahta-mu selama ini dalam hatiku

Kau tak kan pernah terganti, bagai pecahan logam mengekalkan, kesunyian, kesendirian dan kesedihanku
Kau sudah terganti, bagai buih air laut yang datang menghantam batu karang di tepian pantai. Bukan tak mungkin akan terkikis waktu tapi, batu itu semakin kuat dan kuat tetap pada tempatnya

Kini aku telah kehilanganmu
Kini aku telah menutup lembaran kisah tentangmu.


Ps: black color post is anonim, red color post is mine